Awal kita berjumpa,Individualisme sangat kental terjaga
Canggung, kaku dan hanya terpaku malu
Satu, dua minggu bergulir di hadapan kita
Masih belum ada yang berubah secara nyata
Tidak ada pengaruh sama sekali,
Dan hanya terpaut pada koloni
Seiring angin lalu yang menghembus pelan
Sampah-sampah kesendirian terhempas menjauh
Meninggalkan sisa puing-puing kehangatan
Satu, dua bibir saling memoncongkan tawa
Tangan jahil merangkul dinginnya duka
Wajah tercermin begitu sangat terbuka
Mata memandang optimis sebuah cerita
Semua rasa tercampur bagai nano-nano
Semua hal teraduk bagai adonan bala-bala
Hingga semuanya itu begitu menyegarkan bagai teh gelas
Satu, dua bulan bahkan lebih kurang terlewati
Banyak hal yang terinjak oleh kaki-kaki mungil
Tangis, tawa, sedih, bahagia, menjadi tinta pelukis hari
Kanpasnya adalah sebuah kebersamaan tak terbatasi
Empat puluh tiga pasang mata menjadi saksinya
Bangunan bocor yang terasingkan adalah targetnya
Dan jaket hitam putih menjadi ciri khasnya
Satu, dua tahun telah merubah segalanya
Menjadikan kita satu dalam perbedaan
Menjadikan kita bagian terkuat dari perbedaan
Perbedaan yang menyatukan kita dalam ruang
Kita semua percaya, yakin dan mulai menyadari semuanya
Hingga dengan lantang kita satukan hati dalam wadah
Wadah terikrar berakhiran angka empat
Satu, dua perdebatan telah mengadukan argument
Menacari banyaknya kata yang pantas untuk kita
Dan smua kepala telah mantap pada satu kata
Kata yang buming lirik ROMANCE P4RADE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar